Tips Aman dan Nyaman Back Up Data di Android

Share

Akhir-akhir ini perkembangan gadget dengan OS Android sangat pesat. Beragam vendor gadget ternama selalu berlomba-lomba menghadirkan gadget Android dengan segudang fitur-fitur baru yang mampu memikat para penggemarnya. Tak ayal, gonta-ganti gadget pun muncul di benak kita. Update-an OS terbaru dan hardware makin canggih sudah pasti menjadi alasan utama untuk segera berganti gadget. Eitsss,.. tunggu dulu. Sebelum bermigrasi ke lain gadget, amankan dulu data-data di gadget yang lama. Pastikan bersih hingga nggak ada yang tersisa. Nggak ingin kan kalau data-data privasi kita tersebar kemana-mana?? So, apa saja yang perlu dilakukan untuk menjaga data agar tetap secret and secure ?

1. Back up data aplikasi dan pengaturanmu ke akun Google-mu

Syarat wajib nan utama, back up data-data aplikasimu, kontak, kalender, Gmail, dokumen-dokumen di Google Drive, bookmarks dari browser dan foto-foto di Google+ serta data lain yang menurutmu penting ke akun Google-mu. Pastikan juga seluruh data-datamu barusan telah di back up melalui menu Settings > Account > Pilih Google Account > cek pada data apapun yang ingin kamu sinkronisasikan.

Kamu juga bisa mem-back up password Wi-Fi-mu dan data pengaturan dari aplikasi-aplikasimu melalui Settings > Back up & Reset > cek “Back up my data“.

back up data di android
Back up data by asrizal.web.id

2. Back up foto dan video-mu

Back up semua foto dan video pribadimu ke Cloud ataupun manual di komputer. Untuk Cloud, kamu memiliki banyak pilihan dari Dropbox, Flickr, One Drive hingga Google Photos. Layanan Cloud ini bisa mengatur android-mu untuk melakukan back up secara otomatis saat kamu menjepret/ merekamnya atau bisa juga diatur hanya saat tersambung dengan Wi-Fi saja.

Jika kamu memilih back up offline via komputer pun tak apa. Siapkan kabel datanya, lalu sambungkan deh hingga terdeteksi oleh komputer. Nah, saat kamu tersambung, cek dengan Windows Explorer (yang pakai OS Windows). Biasanya kamu akan menemukan 2 media penyimpanan dari memory internal smartphone dan memory eksternal SD Card. Carilah folder yang bernama DCIM di kedua media tersebut, lalu copy dan paste-kan ke komputermu. Setelah selesai, kamu bisa menghapus foto / video yang ada dalam smartphone dengan aplikasi Shedder yaitu aplikasi yang bisa menghapus data hingga ke akar-akarnya, jadi nggak bisa di-restore lagi deh. Aman.

back up data di android
Back up foto dan video by lookout.com

3. Back up SMS dan kontakmu

Jangan lupa juga untuk mem-back up SMS dan data panggilan-mu. Jika SMS-mu berisi tentang data transaksi online shop, perbankan atau bahkan SMS gombal dan alay dengan kekasihmu atau mungkin dengan mantan-mantanmu kalau ada, sudah menjadi hal yang wajib fardhu ain bagimu untuk mengamankannya. Kamu bisa gunakan aplikasi SMS Backup+ yang gratis di Google Play. Nantinya, data-data yang di back up akan dimasukkan ke Gmail-mu dalam folder tersendiri.

Jika data kontakmu berisi nomor-nomor penting seperti keluarga, rekan bisnis, teman hang-out, atau bahkan TTM yang tersebar dimana-mana, kamu harus segera mem-back up-nya. Caranya ke menu Contact > tap Option menu (tiga tombol yang ada di bagian bawah smartphone-mu, yang paling kiri > pilih Import/Export > pilih kontak darimana yang akan di export > pilih kemana lokasi kontak yang akan di-export > Select All. Kamu juga bisa mengarahkan back up kontak ini ke akun Gmail-mu

back up data di android
Back up SMS dan kontak by androidegis.com

4. Enkripsi smartphone-mu

Setelah back up sana, back up sini. saatnya untuk membersihkan seluruh data yang ada pada smartphone-mu. Untuk memastikan data benar-benar terhapus kamu harus melakukan sesuatu yang lebih dari sekedar melakukan factory reset saja. Riset Avast membuktikan, bahwa data-data yang hilang setelah di-factory reset masih bisa di-restore dan dibuka. Pasti nggak mau kan data-datamu bocor??

Well, untuk menghindari hal-hal yang nggak kamu inginkan seperti diatas, maka kamu harus meng-enkripsi data dalam smartphone-mu. Dengan begitu, siapapun yang menemukan datamu dan berkeinginan melihatnya  harus kecewa karena data-datamu sudah terlindung dengan password. Cara meng-enkripsi-nya, ke menu Settings > Security > Encrypt Phone. Kamu juga bisa meng-enkripsi data yang ada pada SD Card jika ingin menjual smartphone plus SD Card-nya.

5. Disable fungsi Reactivation Lock

Untuk lebih memperketat keamanan, disable fungsi Reactivation Lock pada menu Setting > Security dan jangan centang “Reactivation Lock”.

back up data di android
Reactivation Lock by deccanchronicle.com

6. Lakukan Factory Reset

Setelah berkutat dengan 5 langkah sebelumnya, saatnya melakukan eksekusi Factory Reset. Ke menu Settings > Security > Factory data reset dan pilih “Reset Phone”. Ucapkan selamat tinggal selamanya pada data-data di dalam smartphone-mu deh.

back up data di android
Factory reset android by wccftech.com

Yaaah, akhirnya. Dengan melakukan langkah-langkah pengamanan yang baik dan benar seperti tips back up data yang aman diatas, kamu nggak perlu khawatir deh akan bocornya data-datamu dan kamu bisa dengan tenang menghitung uang hasil penjualan smartphone-mu. Dijamin aman dan nyaman deh.

Share

Mr Seven

Nothing special. Just Half-human.

Satu tanggapan untuk “Tips Aman dan Nyaman Back Up Data di Android

  • Oktober 2, 2015 pada 3:59 pm
    Permalink

    Mudah dimengerti artikelnya. Jadi ngerti cara aman sebelum ngejual HH.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.