Panduan Menggunakan Rumus SUMIF Excel Lengkap

Share

Rumus UMIF Excel adalah fungsi gabungan dari SUM dan IF, kalau digabung jadi SUMIF. Iya kan?? Sesuai dengan namanya, SUMIF berfungsi untuk menjumlahkan sejumlah angka yang memiliki kriteria / syarat tertentu. Misalnya lihat tabel contoh dibawah ini, kamu ingin menjumlahkan angka yang bernilai sama dengan atau lebih besar dari 7 saja, maka kamu bisa menggunakan rumus SUMIF Excel tanpa memilah data terlebih dahulu. Lihat bedanya dengan SUM.

rumus sumif excel
Beda SUM dan SUMIF

Mau lebih jelas?? Lanjut gan.

Secara umum rumus SUMIF Excel memiliki struktur :

=SUMIF(range, criteria, [sum_range])

  • range : sekumpulan cell yang bisa berisi teks maupun angka  yang akan dijumlahkan.
  • criteria : sebuah kriteria / syarat yang kamu tentukan untuk menjumlahkan angka dari range diatas. Criteria bisa berisi teks, angka, cell reference ataupun logika matematika. Jika criteria diisi selain angka, maka jangan lupa untuk membuka dan menutupnya dengan tanda petik (“).
  • sum_range : Optional. Sekumpulan cell yang berisi angka untuk penjumlahan menurut criteria diatas. Nggak wajib pakai ini, karena sudah terwakilkan di range, kecuali yang punya deretan kolom angka lebih dari satu atau penggunaan SUMIF yang lebih rumit.
rumus sumif excel
Fungsi SUMIF

Panduan Menggunakan Rumus SUMIF Excel

Contoh 1 :

Nih ceritanya dari sebuah perusahaan marketing a.k.a pemasaran yang memiliki data pegawai dengan penjualannya. Nah, disini kamu ingin tahu berapa jumlah uang yang didapat dari pegawai yang menghasilkan diatas Rp. 100.000,-.

rumus sumif excel
Contoh SUMIF

Langsung deh gunakan rumus SUMIF Excel pada cell C18 seperti berikut :

=SUMIF(C2:C16,”>100000″)

Keterangan : range diisi dengan cell C2 sampai C16 sebagai data yang akan dijumlahkan dan criteria diisi “>100000” karena yang dihitung hanya nilai yang diatas Rp. 100.000,-

Contoh 2 :

Yang kedua ini lebih ruwet lagi. Dari sekumpulan pegawai terdiri dari divisi yang berbeda. Tugasmu kali ini adalah menemukan jumlah penjualan dari masing-masing divisi.

rumus sumif excel
Contoh SUMIF

Pertama jumlahkan hasil penjualan dari Divisi I dulu, caranya klik cell C18 dan beri rumus SUMIF :

=SUMIF(A2:C16,”Divisi I”,C2:C16)

Keterangan : range diisi dengan cell A2 sampai C16 sebagai data yang akan dijumlahkan dan juga berisi data nama divisi. Criteria diisi “Divisi I” karena yang dihitung hanya data dari Divisi I saja. Sum_Range diisi dengan cell C2 sampai C16 karena data nominal penjualannya ada di range ini.

Hal yang sama juga berlaku bagi Divisi II dan Divisi III, cuma berbeda di criteria saja.

Gimana?? Cukup mudah menggunakan rumus Excel SUMIF kan?? Ada pertanyaan? Tulis pada kolom komentar.

Share

Mr Seven

Nothing special. Just Half-human.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.