Panduan Menggunakan Rumus Excel AVERAGEIFS Lengkap

Share

Setelah sebelumnya sudah membahas tentang AVERAGEIF, sekarang kita beralih ke saudaranya, rumus Excel AVERAGEIFS. Apa beda AVERAGEIF dan AVERAGEIFS?? Tentu saja ada huruf S dibelakang AVERAGEIFS. :ngakak . Selain dari perbedaan huruf, AVERAGEIFS bisa mengolah perhitungan plus fungsi logika dengan persyaratan criteria lebih dari satu, sedangkan AVERAGEIF hanya bisa satu persyaratan criteria saja. Oke, lebih jelasnya cek pembahasan dan contoh di bawah ini.

AVERAGEIFS sendiri mempunyai bentuk seperti berikut

=AVERAGEIFS(average_range,criteria_range1,criteria1,criteria_range2,criteria2, …..)

Keterangan :

  • Average_range : range dimana terdapat data-data yang akan dihitung rata-ratanya.
  • Criteria_range1 : range dimana terdapat data-data yang akan dijadikan patokan perhitungan rata-rata bersyaratnya.
  • Criteria1 : Fungsi logika atau tempat membuat persyaratan / criteria dari sumber data di Criteria_range1.
  • Criteria_range2 : sama dengan criteria_range1, range dimana terdapat data-data yang akan dijadikan patokan perhitungan rata-rata bersyaratnya.
  • Criteria2 : Fungsi logika atau tempat membuat persyaratan / criteria dari sumber data di Criteria_range2.
rumus excel averageifs dan contohnya
Fungsi AVERAGEIFS

Aturan dalam AVERAGEIFS :

  • Jika cell dalam average_range berisi teks atau kosong, maka AVERAGEIFS akan menghasilkan error #DIV0!.
  • Jika cell dalam criteria_range kosong, maka AVERAGEIFS akan menghasilkan angka 0.
  • Cell yang berisi nilai TRUE akan dihitung 1, sedangkan cell yang berisi nilai FALSE akan dianggap 0.
  • Berbeda dengan AVERAGEIF, AVERAGEIFS average_range dan criteria_range harus memiliki ukuran yang sama, misalnya jika average_Range 10 cell, maka criteria_range juga 10 cell.
  • Jika tidak ada cell yang memenuhi dari criteria, maka AVERAGEIFS akan menghasilkan error #DIV0!

Nah, itu rumus asli dari AVERAGEIFS.

Panduan Menggunakan Rumus Excel AVERAGEIFS

Oke, untuk lebih memahami dan mengerti si AVERAGEIFS mari belajar dari contoh soal. Katakanlah disebuah kelas ada beberapa murid yang telah melaksanakan ujian. Disini kamu ingin menghitung nilai rata-rata dari murid laki-laki dan perempuan yang lulus ujian dengan nilai diatas 70. Next, gunakan AVERAGEIFS untuk memecahkan persoalan semacam ini.

rumus excel averageifs dan contohnya
Contoh soal

Dimulai dari murid laki-laki dahulu, gunakan AVERAGEIFS seperti berikut ini :

=AVERAGEIFS(C2:C13,B2:B13,”L”,C2:C13,”>=70″)

Keterangan :

  • Average_range diisi range C2:C13 karena disini terdapat data nilai yang akan dihitung rata-ratanya.
  • Criteria_range1 diisi range B2:B13 karena disini terdapat data jenis kelamin yang akan menjadi dasar persyaratan pada criteria1.
  • Criteria1 diisi “L” karena yang diambil hanya nilai dari murid laki-laki saja (L = Laki-laki).
  • Criteria_range2 diisi range C2:C13 karena disini terdapat data nilai muird yang akan menjadi dasar persyaratan pada criteria2.
  • Criteria2 diisi “>=70” yang artinya hanya nilai 70 keatas saja yang akan diambil rata-rata, sedangkan yang nilainya dibawah 70 nggak diambil.
rumus excel averageifs dan contohnya
Contoh rumus fungsi AVERAGEIFS

Yup, dengan penerapan fungsi AVERAGEIFS ini akan didapat bahwa nilai murid laki-laki yang lulus adalah 81,67.

rumus excel averageifs dan contohnya
Hasil dari contoh soal untuk nilai rata-rata murid laki-laki yang lulus ujian

Sedangkan untuk menghitung nilai rata-rata murid perempuan, cukup ganti saja isi di Criteria1 “L” menjadi “P” (P = Perempuan) dan akan didapat hasil 86. Murid perempuan berhasil mengungguli murid laki-laki rupanya.

rumus excel averageifs dan contohnya
Hasil contoh untuk nilai rata-rata murid perempuan yang lulus ujian
rumus excel averageifs dan contohnya
Contoh rumus fungsi AVERAGEIFS
Share

Mr Seven

Nothing special. Just Half-human.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.